Analisis Numerik Kekuatan Puntir Baja Karbon Rendah Menggunakan Software (Solidworks) Analysis Numerical Of Torsion Strength Of Low Carbon Steel Using Software (Solidworks)

Main Article Content

Affandi
Syifaul Huzni

Abstract

Salah satu komponen yaitu poros yang dikenai puntiran akan mengalami deformasi puntir. Semakin besar deformasi puntir menunjukkan kemampuan dari komponen mesin rendah, begitu sebaliknya. Permasalahan yang sering terjadi pada saat dilakukannya pengujian puntir adalah pengolahan data menjadi kurva tegangan-renggangan geser membutuhkan usaha yang tidak sedikit. Jika spesimen yang di gunakan adalah batang padat, maka akan timbul gradient tegangan yang cukup curam sepanjang penampang lintang spesimen sehingga mempersulit pengukuran. Objektif dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisa pengujian kekuatan puntir pada baja karbon rendah dengan metode numerik menggunakan sofeware solidworks. Specimen uji puntir adalah baja karbon rendah dengan standart ASTM E-143. Metode penelitian ini diawali dengan studi literatur, menguji komposisi spesimen uji, membuat dan melakukan pemodelan spesimen uji puntir. Setelah itu dilakukan pengujian puntir yang selanjutnya dilakukan pengujian simulasi statik. Kemudian melakukan analisis kekuatan puntir dengan metode elemen hingga menggunakan software (solidworks). Berdasarkan hasil pembuatan geometri dan pemodelan spesimen uji puntir dengan standart ASTM E-143, bahwa distribusi tegangan yang terjadi pada permukaan area sudut spesimen memiliki nilai yang tidak terlalu signifikan berkisar 2.879e+09 N/m2 dan 2.973e+09 N/m2. Namun perlu dilakukan simulasi uji puntir software solidworkss dengan ukuran mesh yang bervariasi serta spesimen uji puntir dengan standart ASTM yang berbeda.

Article Details

Section
Articles

References

[1] Jatmiko, S., & Jokosisworo, S. (n.d.). Analisa kekuatan puntir dan kekuatan lentur putar poros baja ST 60 sebagai aplikasi perancangan bahan poros baling-baling kapal.
[2] Jatmiko, S., Jokosisworo, S., Belakang, L., & Masalah, B. (n.d.). Analisa kekuatan puntir dan kekuatan lentur putar poros baja st 60 sebagai aplikasi perancangan bahan poros baling-baling kapal.
[3] Putra, T. D. (2014). Variasi bahan material dan ukuran diameter poros dengan menggunakan metode pengujian puntir. Widya Teknika Vol.22 No.2; Oktober 2014 ISSN 1411 – 0660: 116 – 121, 22(2), 116–121.
[4] Henra Heny Sigarlaki , Stenly Tangkuman, T. A. (2015). Aplikasi metode elemen hingga pada perancangan poros belakang gokar listrik Henra. Teknik Mesin, 4, 104–115.
[5] Industri, F. T. (2016). Analisis frekuensi optimum pengujian horizontal fatigue pada berbegai rangka sepeda tipe trekking dengan Surabaya 2016.
[6] Rahmanto, H. (2013). Simulasi v-bending dengan variasi kecepatan pembebanan terhadap keausan dies menggunakan software finite element. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Universitas Islam 45 Bekasi, Vol. 1(No. 1).
[7] Tyagita, D. A., Irawan, Y. S., & Suprapto, W. (2014). Kekuatan Puntir dan Porositas Hasil Sambungan Las Gesek almg-Si dengan Variasi Chamfer dan Gaya Tekan Akhir. Rekayasa Mesin, 5(1), 69–74.
[8] Metode, M., & Hingga, E. (2011). 50 analisa tegangan-regangan produk tongkat lansia dengan menggunakan metode elemen hingga Santoso Mulyadi 1. 4, 50–58.
[9] Akin, J. E. (2009). Finite Element Analysis Concepts via Solidworkss.
[10] Sucipta, A., & Saggaff, A. (2013). Dengan Menggunakan Profil Baja Ringan. 1(1).
[11] Umurani, K., & Amri, T. (2018). Desain dan simulasi suspensi sepeda motor dengan solidworks 2012. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur Dan Energi, 1(1), 131–139. https://doi.org/doi.org/10.30596/rmme.v1i1.2435